Komunikasi, Ilmu Multidisiplin

Good communication is just as stimulating as black coffee, and just as hard to sleep after.

(Unknown)

Komunikasi sebagai ilmu, mempelajari penyampaian pesan antarmanusia (scientifically), dan secara filosofi (philosophically), kajian ilmu komunikasi dilihat dari ciri-ciri komunikasi, cara perolehan serta pemanfaatan ilmu komunikasi.

Ada 3 poin dalam mengkaji hakikat ilmu komunikasi, yaitu (1) ontologi, (2) epistemologi, dan (3) aksiologi. Ada 3 dimensi konsepsi dari banyaknya definisi komunikasi yang ada (Dance dan Larson) yaitu

(1) derajat keabstrakannya, yaitu “komunikasi adalah proses yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan” (Reushch,1957);

(2) tingkat kesengajaan, yaitu komunikasi adalah situasi yang memungkinkan suatu sumber menyampaikan suatu pesan kepada penerima dengan disadari untuk mempengaruhi perilaku penerima; dan

(3) tingkat keberhasilan dan diterimanya pesan. yaitu komunikasi adalah proses transmisi informasi.

Dengan demikian, komunikasi memiliki persyaratan untuk disebut sebagai sebuah ilmu (ada objek kajian/objek material, ada objek formal, ada perspektif/paradigma metodologi penelitian).

 

Perspektif dalam Ilmu Komunikasi

Ilmu komunikasi sebagai ilmu sosial yang multidisiplin dengan cakupan yang luas (secara kajian dan terapan ilmunya) memiliki 3 karakteristik ilmu, yaitu:

(1) ilmu komunikasi sebagai ilmu pengetahuan yang multidisiplin;

(2) ilmu komunikasi berkembang seiring perkembangan teknologi komunikasi; dan

(3) ilmu komunikasi lebih dari sekadar ilmu pengetahuan karena komunikasi juga sebagai ilmu terapan yang diperlukan di berbagai bidang.

Ada 3 paradigma dalam metodologi penelitian komunikasi, yaitu (1) critical paradigm, (2) constructivism paradigm, dan (3) classical paradigm. Sedangkan perspektif ilmu komunikasi tercakup dalam empat perspektif yaitu (1) covering laws theory, (2) rules theory, (3) system theory, dan (4) symbolic interactionsm theory. Karena cakupan kajian ilmu komunikasi luas dan beragam, maka ada banyak perspektif dalam menjelaskan ilmu komunikasi, dan ini bergantung pada sudut pandang yang digunakan dalam melakukan penelitian ilmu komunikasi.

 

Komunikasi sebagai Ilmu

Kelebihan Ilmu Komunikasi yaitu ilmu komunikasi bersentuhan langsung dengan ilmu-ilmu lainnya, seperti Antropologi, Psikologi, Manajemen, Ekonomi. Banyak teori-teori komunikasi awalnya berinduk pada teori-teori dari bidang ilmu lain. Selain itu, pada praktiknya, ilmu komunikasi diperlukan dalam hampir semua bidang pekerjaan dan profesi.

Karena Ilmu komunikasi akarnya dari berbagai bidang ilmu lainnya, sehingga ilmu komunikasi tidak memiliki induk ilmu (teori-teori awal ilmu komunikasi berasal dari bidang ilmu lain seperti psikologi, antropologi, dan ekonomi serta manajemen). Namun satu yang pasti, komunikasi adalah ilmu dan keterampilan yang perlu dimiliki oleh setiap orang, apapun profesinya.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *