Totto-chan, The Inspiring Book

“Kamu benar-benar anak baik, kau tahu itu, kan?”

(Totto-chan, Gadis Cilik di Jendela)

Judul: Totto-chan, Gadis Cilik di Jendela⁣⁣⁣⁣
Penulis: Tetsuko Kuroyanagi⁣⁣⁣⁣⁣
Jumlah Halaman: 271 halaman⁣⁣⁣⁣⁣
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama⁣⁣⁣⁣
Tahun: 2013 (cetakan ketigabelas)⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣⁣
“Kau benar-benar anak baik, kau tahu itu, kan?” ⁣⁣⁣⁣
Kalimat ini selalu dikatakan Kepala Sekolah Tomoe Gakuen pada Totto-chan, gadis cilik yang suka berdiri di jendela. Kalimat yang memiliki pengaruh penting di masa depan gadis cilik ini. Buku yang ditulis oleh Tetsuko Kuroyanagi ini, berkisah tentang si tokoh utama bernama Totto-chan, bersama teman-temannya serta kehidupan sekolah yang menyenangkan. ⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Tomoe Gakuen adalah sekolah kedua bagi Totto-chan, setelah dia dikeluarkan dari sekolah sebelumnya, karena berperilaku unik dan berbeda. Keunikan inilah sebenarnya inti dari cerita ini. Di sekolah barunya, Totto-chan sangat bahagia karena di sanalah tempat yang menyenangkan baginya. Sekolah yang dapat menjadi tempat bagi setiap anak “menemukan” dirinya. ⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Proses pembelajaran di sekolah yang hanya memiliki murid sekitar 50 anak ini sangat berbeda. Pembelajaran menyenangkan ini menjadi semacam cara bagi murid, orangtua, dan guru menemukan kecerdasan unik si anak. Tidak ada tekanan dan pemaksaan, bahkan bagi para murid sekolah Tamoe Gakuen, semua kegiatan di sekolah adalah sebuah permainan yang seru dan menyenangkan. ⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Para murid belajar pada alam dan lingkungan sekitar. Mereka belajar tentang perilaku baik tanpa merasa dinasihati. Mereka juga belajar menemukan kemampuan diri masing-masing dengan cara yang sangat mereka sukai. ⁣

Di akhir buku, pembaca menjadi paham bahwa setiap anak itu cerdas di bidangnya masing-masing. ⁣⁣Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa setiap anak didik adalah cerdas. Yang dilakukan anak seringkali tidak sejalan dengan ekspektasi kita, tapi jika kita -sebagai orang dewasa- sedikit lebih bersabar, kita akan menemukan alasan anak melakukan hal itu. Buku ini pun mengajak pembaca memahami bahwa keberhasilan pendidikan anak itu dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti faktor anak, lingkungan rumah (orangtua), dan lingkungan sekolah (guru, kepala sekolah). ⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Hanya ada satu poin yang saya lihat tidak pas atau tidak sejalan dengan ilmu parenting yang saya pahami. Ini tentang berenang “dalam pakaian yang mereka kenakan waktu dilahirkan” (halaman 72). Untuk masa itu (cerita dalam buku Totto-chan ber-setting pada tahun ketika TV belum ada di sana), mungkin sedikit berbeda dengan sekarang. ⁣

Untuk anak seusia Totto-chan, berenang bersama teman-teman tanpa baju/telanjang tidak tepat, karena di usia ini anak seharusnya sudah belajar menutup yang tidak seharusnya dilihat orang lain (kecuali orangtua/pengasuh terpercaya). ⁣⁣Masih ada cara lain mengajarkan anak tentang mencintai tubuh sendiri dan kemudian memiliki rasa percaya diri meskipun berbeda. Di buku ini diceritakan bahwa ada anak-anak yang berbeda secara fisik, seperti Yasuaki-chan yang pernah mengidap penyakit polio.
⁣⁣
Selain hal itu, secara keseluruhan isi buku Totto-chan sangat inspiratif. Salah satunya adalah ketika Kepala Sekolah selalu mengingatkan para murid untuk membawa bekal makan siang dari “sesuatu dari laut dan sesuatu dari pegunungan” (halaman 30). Buku ini sangat bagus untuk dibaca para guru, kepala sekolah, dan juga orangtua.⁣ Buku ini memberikan pemahaman bagi pembaca bahwa setiap anak adalah baik, setiap aanak adalah cerdas. Orang tua dan pendidiklah yang seharusnya dapat mengenali dan kemudian mengarahkan anak pada bidang kecerdasannya masing-masing. Buku bagus yang wajib dibaca para orang tua dan para pendidik.
⁣⁣⁣⁣⁣

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like